Sistem Pembelajaran
PG–TK IT Royal Islamic School Palembang menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan pada pengembangan kompetensi, karakter, dan nilai-nilai Islam. Pembelajaran di desain berpusat pada anak (child-centered learning), mendorong anak untuk aktif bereksplorasi, bertanya, berpikir kritis, serta belajar melalui pengalaman nyata yang bermakna.
Kegiatan Tahunan
PG–TK IT Royal Islamic School Palembang secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan pendidikan yang dirancang untuk menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak usia dini. Setiap program dibuat dengan pendekatan learning by playing, mengedepankan nilai Islam, karakter, kreativitas, serta keterlibatan orang tua. Melalui rangkaian kegiatan yang bervariasi sepanjang tahun, sekolah berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan penuh nilai kebaikan.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dilakukan dengan pendekatan yang ramah anak. Melalui permainan, tur sekolah, serta aktivitas kelas yang menyenangkan, anak dibimbing agar nyaman dan siap mengikuti kegiatan belajar.
Kegiatan ini merupakan pertemuan orang tua murid dengan guru kelas sebagai langkah awal untuk berkolaborasi dalam pendidikan anak.
Awal tahun dimulai dengan Parents Meeting, kesempatan bagi sekolah dan orang tua untuk menyelaraskan visi, kurikulum, serta strategi komunikasi. Pertemuan ini menjadi dasar terjalinnya kemitraan yang baik demi perkembangan optimal anak.
Kegiatan Aqua Play memberi kesempatan bagi anak untuk bermain air secara aman. Aktivitas ini melatih motorik kasar, koordinasi, serta keberanian melalui permainan air yang ceria dan terarah.
Pada bulan Agustus, sekolah mengadakan berbagai lomba khas kemerdekaan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan membuat anak belajar sportivitas, kerja sama, dan cinta tanah air.
Di hari spesial ini, anak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap keberagaman.
Berbagai momen penting seperti Tahun Baru Islam, Maulid Nabi, dan Isra Mi’raj diperingati melalui kegiatan islami, storytelling, dan berbagi. Tujuannya adalah menanamkan nilai iman dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari anak.
Melalui kegiatan berbagi, anak dilatih untuk peduli terhadap sesama. Charity Day membangun rasa empati, syukur, dan tanggung jawab sosial sejak dini.
Kegiatan ini mengenalkan anak pada beragam profesi seperti dokter, polisi, chef, guru, dan lainnya melalui role play serta sharing dari narasumber. Anak diajak memahami peran penting setiap profesi dalam kehidupan.
Secara berkala, sekolah bekerja sama dengan tenaga kesehatan untuk memantau perkembangan anak. Pemeriksaan meliputi tinggi badan, berat badan, kesehatan gigi, dan aspek tumbuh kembang lainnya.
Kegiatan seperti mendongeng, membaca bersama, lomba bercerita, hingga parade tokoh cerita menjadikan Bulan Bahasa sebagai momen yang penuh kreativitas sekaligus memperkuat minat literasi anak.
Melalui aktivitas memasak sederhana, anak belajar mengikuti instruksi, melatih motorik halus, serta mengenal bahan makanan. Fun Cooking juga menumbuhkan kemandirian dan kreativitas.
Anak menikmati pengalaman belajar di luar kelas melalui kegiatan piknik. Mereka melakukan observasi alam, bermain kelompok, dan menikmati suasana terbuka yang menyegarkan.
Anak diajak melihat berbagai jenis kendaraan seperti mobil pemadam, ambulans, atau kendaraan polisi. Kegiatan ini memperluas wawasan tentang fungsi kendaraan dan profesi terkait.
Anak memberikan karya sederhana, ucapan, atau penampilan untuk guru sebagai bentuk penghargaan. Suasana penuh kehangatan menjadi ciri khas perayaan ini.
Kegiatan menonton film edukatif secara bersama-sama melatih fokus, memahami alur cerita, serta mempererat hubungan antar teman sekelas.
Anak diajak untuk refleksi diri melalui doa, mendengarkan kisah-kisah teladan, dan aktivitas yang menenangkan. Kegiatan ini membantu membentuk karakter religius sejak dini.
Anak berinteraksi dengan hewan peliharaan seperti kelinci, burung, ikan, atau kucing. Selain menambah wawasan, kegiatan ini mengajarkan rasa sayang dan tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Melalui simulasi kegiatan haji seperti tawaf dan sa’i, anak mengenal rukun Islam dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Selama Ramadan, anak mengikuti kegiatan seperti tadarus, lomba islami, berbagi takjil, dan pesantren kilat. Festival ini menguatkan kecintaan anak terhadap ibadah.
Anak mencoba menjadi "penjual kecil" dengan membuat dan menjual produk sederhana. Kegiatan ini melatih rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, dan konsep ekonomi dasar.
Anak melakukan berbagai percobaan sains sederhana seperti reaksi warna, magnet, atau percobaan air. Tujuannya menumbuhkan daya pikir kritis dan rasa ingin tahu.
Festival besar sekolah yang memadukan pameran karya anak, penampilan siswa, bazar, dan berbagai aktivitas menarik. Menjadi ajang apresiasi atas perkembangan anak selama satu tahun.
Akreditasi
TK dan Playgroup Royal Islamic School sudah memiliki akreditasi A.